Label

Tampilkan postingan dengan label Buat sahabat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buat sahabat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Maret 2011

Untuk Perempuan

Jangan mengejarnya
Jangan mencarinya
Dia yang kan menemukanmu
Kau mekar di hatinya
Di hari yang tepat

Tidaklah mawar hampiri kumbang
Bukanlah cinta bila kau kejar
Tenanglah tenang dia kan datang
Dan memungutmu ke hatinya yang terdalam

Bahkan dia takkan bertahan tanpamu

Sibukkan harimu

Jangan pikirkan dia
Takdir yang kan menuntunnya pulang kepadamu
Di hari yang tepat

Bahkan dia takkan bertahan tanpamu

Dia yang kan datang....

Untuk Perempuan

Sheila on 7

Selasa, 07 September 2010

seikat bunga



Cerita ini terjadi di dalam sebuah bus yang sedang menyusuri sebuah jalan di daerah Selatan.

di sebuah bangku duduk seorang lelaki tua yang kurus dan memegang seikat bunga. di bangku seberangnya ada gadis muda yang matanya bolak-balik meliat bunga yang di pegang lelaki itu. tiba saatnya lelaki tua itu untuk turun. secara impulsif ia menyorongkan seikat bunga tersebut ke arah pangkuan si gadis. "aku tau kamu menyukai bunga ini" ujarnya, "dan aku rasa istriku menghendaki kamu memilikinya. aku akan memberitahu padanya bahwa aku memberikannya kepadamu". gadis itu menerima bunga tersebut dan melihat lelaki tua itu turun memasuki pintu gerbang sebuah kuburan kecil.

dikutip dari : Chicken Soup For The Soul, 03

Minggu, 05 September 2010

November

Suatu kali kami mendengarkan lagu tentang sahabat. sahabatku berjanji, setelah lagu tentang sahabat, setelah usai gelak tawa dan cerita tentang sahabat-sahabat kami, sahabatku mau bercerita.
lagu sahabat berlalu, sahabatku bercerita :

bertahun-tahun yang lalu, sahabatku mengenal seorang lelaki yang lahir pada minggu awal bulan November setahun di atas tahun kelahiran kami. Aku bahagia ketika mendengar sahabatku berkata, lelaki yang lahir pada awal bulan November tersebut membahagiakannya. sahabatku bahagia melihat lelaki itu, bahagia mendengar suaranya. sahabatku bahagia berharap bisa bersahabat dengan lelaki tersebut, bahagia berharap bisa bersama lelaki itu. meskipun tidak terwujud, sahabatku tetap bahagia. bertahun-tahun berlalu, lelaki awal bulan November juga berlalu, tapi sahabatku tetap bahagia menunggunya, bahagia menikmati ketiadaannya karena keberadaannya pun membuat sahabatku bahagia.

sahabatku terdiam, kami mengulang lagi lagu tentang sahabat. lagu tentang sahabat berlalu, sahabatku kembali bercerita :

sahabatku, saat ini tidak mengenal seorang lelaki. ia hanya mengetahui, tahu tanpa mengenal, tanpa berbicara, tanpa menyentuh, tanpa bertatap, ia hanya melihat, dan ia merasa bahagia seperti tahun-tahun dahulu. aku bahagia, sahabatku bahagia. sahabatku setiap pekan hanya melihat dan mendengar saja tentang lelaki yang ia ketahui itu, ia merasa bahagia. suatu saat, ia merasa tidak cukup hanya mengetahui saja tanpa mengenal. sahabatku tetap tidak mengenal, tetapi pengetahuannya tentang lelaki itu bertambah. ia tahu ia hanya bisa bahagia hanya dengan melihat saja karena tidak akan mungkin lebih dari itu. aku terkejut karena sahabatku sangat terkejut. lelaki itu juga lahir pada minggu awal bulan November setahun di atas tahun kelahiran kami. sahabatku tetap bahagia. aku bahagia karena ia tetap bahagia, lelaki-lelaki minggu awal November membuatnya bahagia.

kami terdiam. lagu tentang sahabat tidak kami ulang lagi. sahabatku berhenti bercerita. matanya melihat langit dari celah daun-daun oranye. mungkin membayangkan lelaki-lelaki minggu awal bulan November. Sahabatku yang kusayangi, ia juga lahir pada minggu awal bulan November. dan aku bahagia bersahabat dengannya